Kay Collection – Your Beauty Destination

Kamis, 15 September 2016
During the late 80s, there were hardly any convenient beauty shops providing beauty regimen. Seeing this demand, Kay Collection was established. Kay Collection – your beauty destination, is devoted in providing women the complete beauty essentials from head to toe. We provide more than 5,000 beauty products (makeup tools, cosmetics, skincare, bodycare, haircare, and even oralcare) – a short stop with various choices. To ensure convenience for customers, we strive to create a wide coverage of product distribution. Kay Collection can be found in shopping malls, department stores, premium supermarket and chainstores across Indonesia.

Popular brands that you can find inside the shop:

·         Masami Black
These artist brushes has 3-10 more individual fibres than normal brush and is suitable for sensitive skin. Its ultra-fine tip is soft to the skin. Masami Black is dedicated to creating unique makeup tools to enhance the application of cosmetic and makeup products.

 ·      Masami Shouko
Offers complete range of makeup tools such as brushes, makeup cases and other makeup tools – beauty blender, brush egg, brush mat, makeup pouch, etc. – making this brand a favourite for makeup enthusiasts and makeup artists.

·      BCL

A winner when it comes to their waterproof eyebrow and eyeliner cosmetics. Their cosmetic range includes powder, foundation, mascara and many more. They are made with safe ingredients so these cosmetics wont damage your skin.


BCL also has a skincare line that is free from alcohol and mineral oil. Their best selling line are Tsururi Line and Baby Smooth line.  

Tsururi series are made from a mixture of Moroccan charcoal and Andes rocksalt, keeping your skin free from blackheads, dead skin cells, and excess oil.

 Baby smooth series are made from AHA ingredients, to clean out pores and leaving skin smooth like baby skin. They contain peach extract & 100% plant-based cleansing ingredients. Safe for sensitive skin as they are alcohol-free, contains no artificial colors, no mineral oil.  A favourite product is their peeling gel to wipe off dead skin cells naturally.

Tangle Angel hairbrush detangles wet and dry hair and reduce hair loss. Made with antibacterial material that makes your brush ultra-hygienic and safe to use. These brushes are anti-static, heat resistant, and water resistant. Also available Pet Angel for your beloved pets!

·      Automatic Beauty

Do you know that there are many types of monolid? For each type of monolid you need specific eyelid tape to be able to create double eyelid that looks natural.
Automatic Beauty from Japan provides different materials and shape to create natural and invisible double eyelid. Go to http://www.ab-doubleeyelid.com/en/lesson01.html to know your eyelid type, the tape suitable for you and video tutorials on how to use.

·         Other brands include Dolly Wink, Koji, KAI, SHOBI. They offer eyelashes, hair curlers, hair brushes, and many more.





Vitacreme B12 from Switzerland is a range of skincare and bodycare enriched with Vitamin B12 to regenerate your skin cells faster, perfect for acne scars, cellulite or dull skin.



·         Evoluderm from France offers a wide range of face care, hair care and body care. Their winning products are Argan and Jojoba beauty oil.


Credo from Germany are famous for their blades, they create high quality and long-lasting manicure & pedicure tools. It is important to use your own tools to prevent transmittable skin diseases.



Nesti Dante soaps are made with love and packaged luxuriously. These soaps are made in Italy since 1947. They are free from paraben.   

You can find our shops at Nearly Shopping Mall or visit us at  www.kaycollection.com


SEJARAH KOMUNIKASI DAN ILMU KOMUNIKASI

Minggu, 22 September 2013


I. Sejarah Komunikasi Manusia
       Everet M.Rogers (1986) dalam bukunya Communication Technology: The New Media In Society, antara lain menyebutkan bahwasejarah komunikasi diperkirakan dimulai sejak sekitar 35.000 tahun sebelum Masehi 9SM). Pada zaman ini yang disebut sebagai zaman Cro-magnon, diperkirakan bahasa sebagai alat berkomunikasi sudah dikenal.Tiga belas ribu tahun kemudian, atau sekitar tahun 22.000 SM, para ahli pra-sejarah menemukan lukisan-lukisan dalam gua yang diperkirakan merupakan karya komunikasi manusia pada zaman tersebut.
       Sejarah perkembangan komunikasi yang lebih jelas diperkirakan dapat ditelusuri sejak sekitar 4000 tahun SM. Sejak zaman itu hingga sekarang, menurut Rogers, sejarah perkembangan komunikasi dapat dibagi dalam 4 era perubahan: era komunikasi tulisan, era komunikasi catatan, era telekomunikasi, dan era komunikasi interaktif.
      Era komunikasi tulisan diperkirakan dimulai ketika Bangsa Sumeri mulai mengenal kemampuan menulis dalam lembaran tanah Nat sekitar 4000 tahun SM. Era komunikasi cetakan dimulai sejak penemuan mesin cetak hand-pressoleh Gutenberg pada tahun 1456. Era telekomunikasi diawali dengan ditemukannya alat telegrap oleh Samuel Morse pada tahun 1844.Era keempat, era komunikasi interaktif, mulai terjadi pada pertengahn abad ke-19. Pada saat itu, tepatnya tahun 1946, ditemukannya Mainframe Computer ENIAC dengan 18.000 vacum tubes oleh para ahli dari Universitas Pennsylvania, Amerika Serikat. Gambaran kronologis mengenai perkembangan dari keempat era tersebut disertai dengan bentuk-bentuk penemuan komunikasi yang menandai masing-masing era adalah sebagai berikut :

I. Kronologi Sejarah Perkembangan Komunikasi Manusia
35.000 SM Zaman Cro-Magnon: Bahasa diperkirakan telah dikenal pada zaman ini.
22.000 SM Ahli pra-sejarah menemukan lukisan-lukisan dalam gua
 II. Era Komunikasi Cetakan
Tahun 1456 Gutenberg menemukan alat mesin cetak (metal) hand-press.
Tahun 1833 Penerbitan surat kabar Penny Press yang pertama, The New York Sun.
Tahun 1839 Daguerre menemukan metode fotografi yang praktis untuk surat kabar.
 III. Era Telekomunikasi
Tahun 1844 Samuel Morse mengirimkan pesan melalui alat telegraph yang pertama.
Tahun 1876 Alexander Graham Bel mengirimkan pesan melalui pesawat telepon yang pertama
Tahun 1894 Penemuan film bioskop.
Tahun 1895 Guglielmo Marcomi mengirimkan pesan melalui radio.
Tahun 1912 Lee de Forest menemukan vacuum tube.
Tahun 1920 Siaran radio pertama oleh kDKA di Pittsburgh, Amerika Serikat.
Tahun 1933 RCA di Amerika Serikat mendemostrasikan TV.
Tahun 1941 Siaran TV komersial pertama.
IV. Era Komunikasi Interaktif
Tahun 1946 Penemuan Mainframe Computer, ENIAC dengan 18.000 vacuum tubes oleh Universitas Pennylvania, Amerika Serikat.
Tahun 1947 William Shockley, John Bardeen dan Walter Brattain menemukan pesawat radio transistor
Tahun 1956 Penemuan videotape oleh perusahaan Ampex, Redwood City, California, Amerika Serikat
Tahun 1957 Rusia meluncurkan satelit luar angkasa pertama, SPUTNIK.
Tahun 1969 Pesawat luar angkasa NASA berpenumpang manusia mendarat di Bulan, dikendalikan oleh minicomputer yang besarnya 3000 kali lebih lebih kecil dari ENIAC.
Tahun 1971 Penemuan microprocessor, sebuah unit pengendali computer (CPU)dengan semiconductor chip oleh Ted Hoff.
Tahun 1975 HBO (Home Box Office) mulai menyiarkan siaran TV kabel melalui satelit.
Tahun 1976 Sistem teleteks pertama diperkenalkan oleh BBC dan ITV di Inggris.
Tahun 1977 Qube, system TV kabel interaktif pertama diperkenalkan di Columbus, Ohio, Amerika Serikat.
Tahun 1979 Sistem Videoteks pertama diperkenalkan oleh British Post Office, Inggris.

II. Sejarah Perkembangan Ilmu Komunikasi
Periode Tradisi Retorika
    Perkembangan lahirnya komunikasi dapat ditelusuri sejak perdaban Yunani Kuno beberapa ratus tahun sebelum asehi.Sebutan “komunikasi” dalam konteks arti yang beralku sekarang ini memang belum dikenal saat itu.Istilah yang berlaku pada zaman tersebut adalah “retorika”.
 Para ahli berpendapat bahwa studi retorika sebenarnya telah ada sebelum zaman Yunani (Golden, 1978; Foss, 1985; Forsdale, 1981).Disebutkan bahwa pada zaman kebudayaan Mesir Kuno telah ada tokoh-tokoh retorika seperti Kagemi dan Ptah-Hotep.Namun demikian tradisi retorika sebagai upaya pengkajian yang sistematis dan terorganisasi baru dilakukan di zaman Yunani Kuno dengan perintisnya Aristoteles (Golden, 1978).
   Pengertia “retorika” menurut Aristoteles, menunjuk kepada segala upaya yang bertujuan untuk persuasi. Lebih lanjut Aristoteles menyatakn bahwa retorika mencakup tiga unsur yakni:
a. Ethos (kredibilitas sumber)
b. Pathos (menyangkut emosi/ perasaan)
c. Logos (hal yang menyangkut fakta)
       demikian upaya persuasi, menurut Aristoteles, menuntut tiga (3) faktor yakni kredibilitas dari pelaku komunikasi yang melakukan kegiatan persuasi, kemampuan untuk merangsang emosi/ perasaan dari pihak yang jadi sasaran, serta kemampuan untuk mengungkapkan fakta-fakta yang mendukung logika.
     Pokok-pokok pikiran Aristoteles ini kemudian dikembangkan lagi oleh Cicero dan Quintilian. Mereka menyusun aturan retorika yang meliputi lima (5) unsur: -> invento (urutan argumentasi) -> dispesitio (pengaturan ide) -> eloqutio (gaya bahasa) -> memoria (cara penyampaian pesan)
    unsur ini menurut Quintilian dan Cicero merupakan faktor-faktor penentu keberhasilan upaya persuasi yang dilakukan seseorang.Tokoh-tokoh retorika lainnya yang dikenal zaman itu adalah Corax, Socrates, dan Plato.
     Dalam abad pertengahan studi retorika ini secara institusional semakin mapan, khususnya di negara-negara Inggris, Perancis dan Jerman, Tokoh-tokohnya yang terkemuka pada masa ini anatara lain Thomas Wilson, Francis Bacon, Rene Descrates, John Locke, Giambatista Vico dan David Hume.
Dalam akhir abad ke -18 prinsip-prinsip retorika dikemukakan oleh Aristoteles, Cicero dan Quintilian ini, kemudian menjadi dasar bagi bidang kajian speech communication (komunikasi ujaran) dan rhetoric. Retorika tidak lagi diartikan secara sempit sebagai upaya persuasi. Pengertian retorika sekarang ini menunjuk pada kemampuan manusia menggunakan lambang-lambang untuk berkomunikasi satu sama lain: I.A Richards, M.Weaver, Stephen Toulmin, Kenneth Burke, Marshall McLuhan, Micheal Foulcat, Jurgen Habermas, Ernesto Grassi dan Chaim Perelman.
Prinsip retorika menjadi dasar bagi bidang kajian speech communication.Pengertian retorika berkembang menjadi kemampuan manusia menggunakan lambang-lambang untuk berkomunikasi satu sama lain.
 Periode Pertumbuhan : 1900 – Perang Dunia II
Pertumbuhan komunikasi sebagai salah satu disiplin ilmu sosial barangkali dapat dikatakan dimulai pada awal abad ke-19.Sedikitnya ada tiga perkembangan penting yang terjadi pada masa ini. Yakni:
a. Penemuan-penemuan teknologi komunikasi sepertitelepon, telegraph, radio, TV dll
b. Perang dunia I dan II
Bidang studi komunikasi berkembang meliputi : hubungan komunikasi dengan institusi dan masalah-masalah politik kenegaraan seperti peranan komunikasi dalam kehidupan social
Komunikasi dan pendidikan seperti penggunaan teknologi baru dalam pendidikan formal, ketrampilan komunikasi dan strategi komunikasi instruksional.
Penelitian komunikasi komersial seperti dampak iklan terhadap khalayak
Semua perubahan ini memberi bentuk dan arah kepada bidang kajian ilmukomunikasi yang terjadi di masa ini.Secara umum bidang-bidang studi komunikasi yang berkembang pada periode ini meliputi hubungan komunikasi dengan institusi dan masalah-masalah politis kenegaraan, peranan komunikasi dalam kehidupan sosial, analisis psikologi sosial komunikasi, komunikasi dan pendidikan, propaganda, dan penelitian komunikasi komersial.
Pada masa itu, bidang kajian komunikasi dan kehidupan sosial mulai berkembang sejalan dengan proses modernisasi yang terjadi. Diasumsikan bahwa komunikasi mempunyai peran dan kontribusi yang nyata terhadap perubahan sosial. Penelitian-penelitian empiris dan kuantitatif mulai banyak dilakukan dalam mengamati proses dan pengaruh komunikasi. Dibidang pengkajian komunikasi dan pendidikan misalnya, aspek-aspek yang diteliti mencakup penggunaan teknologi baru dalam pendidikan formal, keterampilan komunikasi, strategi komunikasi instruksional, serta reading dan listening.Sementara di bidang penelitian komunikasi komersial, dampak iklan terhadap khalayak serta aspek-aspek lainnya yang menyangkut industri media mulai berkembang sejalan dengan tumbuhnya industri periklanan dan penyiaran{broadcasting).
Pikiran-pikiran baru tentang komunikasi yang terjadi pada masa ini, langsung atau tidak langsung juga dipengaruhi oleh gagasan-gagasan para ahli ilmu sosial Eropa.Pada masa itu (menjelang akhir abad ke-18) universitas-universitas di Eropa, terutama Jerman dan Prancis, merupakan ppusat intelektual terkemuka di dunia.Pokok-pokok pikiran dari Marx Weber, August Comte, Emile Durkheim dan Sir Herbert Spencer dipandang punya pengaruh terhadap pengembanagn teori-teori komunikasi yang terjadi pada periode ini.Tokoh-tokoh ilmuwan Eropa lainnya yang dianggap punya andil besar adalah Grabriel Tarde dan George Simmel).
Diasumsikan bahwa komunikasi mempunyai peran dan konstribusi nyata terhadap perubahan sosial.
 Periode Konsolidasi : PD II – 1960-an
Periode setelah Perang dunai II sampai tahun 1960-an disebut sebagai periode konsolidasi (Delia, dalam Berger dan Chaffee, 1987). Karena pada masa itu konsolidasi dari pendekatan ilmu komunikasi sebagi suatu ilmu pengetahuan sosial bersifat multidisipliner (mencakup berbagai ilmu) mulai terjadi. Kristalisasi ilmu komunikasi ditandai oleh tiga (3 hal) yakni:
1. Adopsi perbendaharaan istilah yang dipakai seragam.
2. Munculnya buku-buku dasar yang membahas tentang pengertian dan proses komunikasi.
Terdapat empat tokoh yang pokok-pokok pikirannya dipandang sebagai landasan bagi pengembangan teori-teori komunikasi
a. Harold D. Lasswell (ahli ilmu politik)
b. Paul F. Lazardfeld (ahli sosiologi)
c. Kurt Lewin & Carl Hovland (psikologi sosial)
d. Ke-empatnya oleh Wibur Schramm disebut sebagai the founding fathers
Wibur Schramm mendirikan institute of communication Research tahun 1947 di Illinois, Amerika serikat, merupakan lembaga pendidikan tinggi ilmu komunikasi yang pertama. Disebut para perintis ilmu komunikasi karena pokok-pokok pikiran mereka dipandang sebagai landasan bagi pengembangan teori-teori komunikasi.Wilbur Schramm sendiri dinilai sebagai institutionalizer yakni yang merintis upaya pelembagaan pendidikan komunikasi sebagai bidang kajian akademis.Karena jasanyalah pengembangan bidang kajian komunikasi menjadi suatu disiplin ilmu sosial yang mapan dan melembaga menjadi terealisasi.Sementara itu dua tokoh lainnya yakni Claude E. Shannnon dan Norbert Wiener disebut sebagai insinyur-insinyur komunikasi.
Istilah Mass Communication (Komunikasi Massa) dan Communication Research(Penelitian Komunikasi) muali banyak dipergunakan. Cakupan bidang studi komunikasi mulai diperjelas dan dibagi dalam empat bidang tataran: komunikasi intrapribadi, komunikasi antarpribadi, komunikasi kelompok dan organisasi, dan komunikasi macro-social serta komuniaksi massa. Lebih lanjut, sejalan dengan kegiatan pembangunan yang terjadi di seluruh negara, termasuk negara-negara berkembang, studi-studi khusus tentang peranan dan kontribusi komunikasi dalam proses perubahan sosial, difusi inovasi, juga mulai banyak dilakukan.
Periode Teknologi Komunikasi : 1960-an – sekarang
Sejak tahun 1960-an perkembanagn ilmu komunikasi semakin kompleks dan mengarah pada spesialisasi. Menurut Rogers (1986) perkembangan studi komunikasi sebagi suatu disiplin telah mulai memasuki peride take-off (tinggal landas) sejak tahun 1950. Secara institusional kepesatan perkembanagn ilmu komunikasi pada masa sekarang ini antara lain tercermin dalam beberapa indikator sebagai berikut: 10 jumlah universitas yang menyelenggarakan program pendidkan komunikasi semakin banyak dan tidak hanya terbatas di negara-negara maju seperti AS, tetapi juga negara-negara berkembang di Asia , Amerika Latin dan Afrika, 20 asosiasi-asosiasi profesuional di bidang ilmu komuniakis juga semakin banyak tidak saja dalam jumlahnya tetapi juga cakupan keanggotaannya yang regional dan internasional dan semakin banyaknya pusat-pusat penelitian dan perkembangan komunikasi. Dalam bidang keilmuwan, kemajuan disiplin komunikasi ini juga tercermin dengan ditandai:
a. Semakin banyaknya literatur komunikasi (buku-buku, jurnal-jurnal.hasil-hasil penelitian ilmiah atau terapan, monografs, dan bentuk-bentuk penelitian lainnya).
b. Semakin beragamnya bidang-bidang studi spesialisasi komunikasi
c. Semakin banyaknya teori-teori dan model komunikasi (50 teori dan 28 model komunikasi)
Periode sekarang disebut dengan periode teknologi komunikasi ditandai :
a. Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yaitu VCR, TV cable, satelit komunikasi, teleprinter.
b. Tumbuhnya industri media yang nampaknya tidak hanya bersifat nasional tetapi juga regional dan global.
c. Ketergantungan terhadap situasi ekonomi dan politik global/internasional khususnya dalam konteks center periphery (pusat dan sekelilingnya/pinggirannya)
d. Semakin gencarnya kegiatan pembangunan ekonomi di seluruh negara.
e. Semakin meluas proses demokratisasi ekonomi dan politik.

Larangan Setelah Makan

Rabu, 11 September 2013
1. Jangan Merokok - Penelitian dari para ahli membuktikan bahwa merokok sebatang rokok setelah makan sama dengan merokok 10 rokok (kemungkinan terserang kanker lebih besar).

2. Jangan langsung makan buah-buahan - Langsung makan buah-buahan setelah makan akan menyebabkan perut dipenuhi dengan udara. Untuk itu makanlah buah-buahan 1-2 jam setelah makan atau 1 jam sebelum makan.

3. Jangan minum Teh - karena daun teh mengandung kandungan asam yang tinggi. Kandungan ini akan menyebabkan kandungan protein pada makanan yang telah kita konsumsi sulit untuk dicerna.

4. Jangan mengendorkan ikat pinggangmu - Mengendorkan ikat pinggang setelah makan akan menyebabkan usus terbelit dan terblokir.

5. Jangan Mandi - Mandi akan menaikan aliran darah ke tangan, kaki dan badan yang menyebabkan jumlah darah sekitar perut akan terus berkurang. Hal ini akan melemahkan sistem pencernaan di dalam perut kita.

6. Jangan Berjalan-jalan - Orang-orang sering mengatakan bahwa berjalan beberapa langkah setelah makan akan memperpanjang umur. Pada kenyataannya hal ini tidaklah benar. Berjalan akan menyebabkan sistem pencernaan tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan yang telah kita makan.

7. Jangan langsung tidur - Makanan yang kita makan tidak dapat dicerna secara baik. Hal ini akan menyebabkan usus mengalami kembung dan peradangan.

Public Relations

Jumat, 20 April 2012
  • Sejarah Public Relations ( PR )
1. Berapa Usia Keberadaan PR ?
sering dikatakan bahwa PR merupakan  suatu bidang baru yang muncul beberapa tahun yang lalu ,katakanlah sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua, atau pada permulaan abad ke-20. kesan seperti ini terutama terdapat dinegara-negara yang baru meraih kemerdekaan selama tiga puluh tahun terakhir.
   sedangkan di negara-negara yang sudah sejak lama merdeka dan bahkan telah mencapai status negara industri, pendapat umum yang ada mengatakan bahwa PR merupakan hasil penemuan Amerika Serikat.
Sebenarnya, berapakah usia keberadaan PR ? benarkah PR merupakan temuan Bangsa Amerika?
PR sudah ada jauh sebelum Amerika ada. Orang Amerika memang menciptakan banyak hal yang hebat seperti Mickey Mouse, Coca Cola. Hollywood. tetapi bukan orang amerika yang menemukan PR.
  • Apa yang dimaksud dengan PR ?
Makna Public Relations tergantung bagaimana ada menafsirkannya. Didalam kehidupannya sehari-hari, kita sering kali harus menerima dan memahami suatu kondisi yang tidak menyenangkan, serta harus mampu menjelaskannya kepada orang-orang lain.
sebagai contoh, sulit rasanya bagi semua orang entah itu para pekerja, pemberi kerja atau pemilik perusahaan, penumpang umum maupun pihak pemerintah. Untuk menemukan suatu aspek yang menyenangkan dari terjadinya pemogokan masal diperusahaan kereta api. Pemogokan itu, ditinjau dari berbagai segi, tetap saja merupakan suatu musibah yang tidak menyenangkan bagi semua pihak yang berkepentingan. Dalam kegiatan PR, kita sering kali dituntut untuk menjelaskan sebab-sebab terjadinya musibah atau yang tidak menyenangkan seperti itu kepada orang lain. Dalam kenyataanya, manajemen krisis telah menjadi tugas pokok PR.
Jadi, mari kita perjelas dahulu makana sesungguhnya dari konsep PR, sebelum kita beranjak lebih jauh membahas soal usia keberadaannya. Terdapat begitu banyak definisi PR. Namun pada intinya, PR senantiasa berkenaan dengan kegiatan penciptaan pemahaman melalui pengetahuan, dan melalui kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan akan muncul perubahan yang berdampak.
Dengan demikian , PR adalah Suatu bentuk Komunikasi yang berlaku untuk semua jenis organisasi, baik itu bersifat komersial,maupun non komersial, disektor public (pemerintah) maupun privat ( pihak swasta). Berdasarkan definisi ini, kita segera menyadari bahwa pengertian PR itu jauh lebih luas daripada definisi periklanan atau pemasaran; dan keberadaanya jauh lebih awal.

kucing Hoki (maneki neko)

Rabu, 18 Januari 2012
Ini patung kucing yang lucu. Bentuknya mungil dengan satu tangan yang terangkat ke atas. Yang menggemaskan, tangan si kucing selalu bergerak seolah sedang melambai. Para pedagang dan pemilik toko percaya, kucing berwarna putih atau keemasan, antara lain bertuliskan "mendatangkan uang memasukkan benda pusaka", ini bisa menarik pelanggan untuk datang dan berbelanja. Karenanya, patung kecil ini biasa diletakkan di dekat pintu masuk toko atau meja kasir.


Tapi harus saya katakan, ini hanyalah mitos. Ramai tidaknya sebuah pusat perbelanjaan bukan disebabkan oleh lambaian tangan patung seekor kucing, melainkan karena usaha dan kerja keras pemiliknya.
Menariknya, patung kucing yang sedang melambaikan tangan, itu sebenarnya berasal dari Jepang. Dikisahkan pada masa Edo (江戶) sekitar 1615-1623 Masehi, di Distrik Setagaya, wilayah Han Hikone terdapat sebuah kuil tua bernama Gotokuji (宏德寺). Pemimpin kuil memiliki seekor kucing bernama Gyoku (玉). Meskipun hidup kekurangan, ia tak pernah lupa memberi kucingnya makan.
Tetapi suatu malam, kepala kuil betul betul kehabisan makanan. Tanpa sadar ia berkata kepada kucingnya yang sedang tidur, "Kau tentu tahu betapa miskinnya kita, apakah kau memiliki jalan keluar?" Si kucing rupanya tidak sepenuhnya tidur, ia mendengar keluhan tuannya. Lalu tanpa mengeluarkan suara, kucing tersebut berjalan keluar.
Keesokan harinya hujan turun dengan lebatnya. Seorang pejabat bernama Li Naotaka (井伊直考) yang sedang berjalan jalan, berteduh di depan kuil. Tetapi di depan pintu ia dikejutkan oleh seekor kucing yang melambai lambaikan tangan kepadanya. Terbujuk rasa ingin tahu, ia mengikuti kucing tersebut masuk ke dalam menuju altar utama. Kilat menyambar, pohon di dekat pintu kuil, lalu tumbang.
Petinggi Li Naotaka yang merasa terhindar dari musibah berterima kasih kepada kucing dan menjadikan kuil tersebut sebagai tempat beribadah keluarga. Setelah Li Naotaka meninggal, kuil Gotokuji berganti nama menjadi Manekineko-do (豪德寺). Di kemudian hari, kuil yang menjadikan kucing sebagai dewa rezeki itu dikenal sebagai Kuil Kucing.
Menurut cerita, di daerah itu juga tinggal seorang nenek yang memelihara seekor kucing. Karena tidak bisa memberi makan, terpaksa ia memberikan binatang peliharaannya itu pada salah seorang kerabat. Tapi malamnya ia bermimpi, kucingnya itu menyuruh si nenek membuat boneka kucing supaya mendapatkan banyak uang.
Sang nenek menurutinya. Ia membuat patung kucing dan meletakkannya di altar. Dan entah bagaimana, kabar gembira datang silih berganti. Hidup si nenek tak lagi bergantung pada orang lain. Para tetangga yang mengetahui hal itu pun ramai ramai datang meminjam patung kucing. Karena banyak permintaan, si nenek meminta perajin membuat patung patung kucing yang sama. Ia lalu membuka sebuah toko khusus yang menjual patung kucing. Bisnisnya sangat laris dan terkenal hingga ke mana-mana!
Itulah asal-usul patung kucing melambai yang sekarang menjadi alat feng shui. Lalu setelah mengetahuinya, masihkah Anda menggantungkan keberuntungan pada patung seekor kucing?
______________
Catatan Tim AndrieWongso.com:
Xiang Yi adalah seorang penulis dan ahli ilmu fengshui. Tulisan di atas, diambil dari bukunya, "Membongkar Mitos Feng Shui" (BiP/2007).

5 Cara Membuat Kesan Pertama yang Baik di Kantor

Jakarta - Ketika baru pertama kali masuk kantor, sebagai karyawan baru Anda sebaiknya memberikan kesan yang baik. Kesan pertama ini penting untuk memudahkan Anda berinteraksi dan bersosialisasi dengan bos dan rekan kerja.

Bagaimana caranya membuat kesan pertama yang baik. Lima pakar dalam dunia kerja memberikan lima tipsnya untuk Anda, seperti dikutip dari Real Simple:

1. Jangan banyak berbicara

Pendiri situs firstimpression yang juga menulis buku berjudul serupa Ann Demarais, PH.D menyarankan, agar Anda stop terlalu banyak bicara. Saran tersebut diberikannya karena tak sedikit orang memiliki kebiasaan menyampaikan informasi yang tak berujung pada pertemuan pertama.

Pada dasarnya hal yang perlu dilakukan yaitu cukup dengan sekadar menyapa dan memberikan senyuman atau menanyakan hal yang sederhana, misalnya seperti menanyakan tentang kesibukan apa yang sedang dihadapi pada saat itu. Dengan tidak terlalu banyak bicara, Anda tetap dapat melakukan interaksi dengan sesama rekan kerja satu kantor dan memperlebar relasi Anda tanpa dicap sebagai si cerewet.

2. Jadilah diri sendiri apa adanya

Menurut Lucila McElroy pendiri situs motivator, WeAreMomentum.com, menjadi diri sendiri dan tampil apa adanya merupakan cara yang patut dilakukan saat baru pertama kali bertemu dengan seseorang. Dengan begitu Anda akan tampak natural tanpa harus berlakon menjadi orang lain atau dibuat-buat.

Memang merupakan hal yang wajar jika kita ingin tampil sempurna di depan bos atau rekan kerja. Namun dengan menjadi diri sendiri akan membuat mereka justru lebih menghargai Anda secara keseluruhan tanpa adanya omongan-omongan yang tidak enak di belakang Anda. Percayalah bahwa manusia tidak ada yang smepurna, meskipun Anda memiliki kekurangan tapi mereka akan lebih menghargai karena memang itulah diri Anda yang sebenarnya.

3. Sebut nama lawan bicara Anda

Jika Anda berinteraksi dengan rekan kerja yang belum begitu dekat dengan Anda, sosiolog asal University of Southern California, Julie Albright, menyarankan, jangan menyebutnya dengan kata "kamu". Namun sebutlah nama lawan bicara Anda tersebut.

Cara tersebut membuat mereka merasa istimewa layaknya seperti Anda terbiasa dengan mereka. Apabila Anda termasuk orang yang sulit menghafal nama orang yang baru dikenal, jangan hanya berhenti di situ saja, biasakan untuk menyapanya terus setiap bertemu di kantor. Dengan begitu Anda akan terus mengenalinya dan dapat berhubungan dengan baik.

4. Rendah hati

Menurut Ben Dattner, seorang psikolog dan penulis "The Blame Game", kebanyakan orang saat diwawancara kerja terlihat begitu mementingkan diri sendiri bahkan terkadang suka terlalu berlebihan dalam mempromosikan dirinya. Sebaiknya tetaplah menjadi orang yang rendah hati dan membiarkan orang lain tahu bahwa Anda menganggap diri Anda manusia biasa yang memiliki kekurangan.

5. Menghargai lawan bicara

Apabila sedang berinteraksi dengan rekan kerja, penulis buku 'What Every Body Is Saying', Joe Navarro mengatakan, jangan pernah Anda menunjukkan ekspresi wajah netral seolah-olah tidak tertarik dengan topik pembicaraan yang sedang dilontarkan oleh rekan kerja. Salah satu cara terbaik untuk membuat kesan pertama yang baik yaitu dengan menghargai lawan bicara Anda. Sebagai pendengar, tunjukkan bahasa tubuh yang memang menunjukkan Anda mendengarkan lawan bicara Anda. Misalnya, mengangguk atau tersenyum saat Anda memahami dan setuju pada ucapannya.

Contoh Press Release

Sabtu, 07 Mei 2011

Press Release

Nutrilon Royal
Selasa,
25 Desember 2010 Bertempat di Hotel Mulia Jakarta, PT NUTRICIA INDONESIA mengadakan peluncuran produk barunya, susu Nutrilon Royal. susu yang bisa diminum balita usia 5 bulan sampai 12 bulan kini balita usia 12 bulan hingga 3 tahun bisa mengkonsumsi susu ini,susu ini mengandung banyak sekali vitamin yang baik untuk tulang, dan berkhasiat untuk menghindari dan mencegah penyakit yang biasa terjadi pada anak balita disebut lambat pertumbuhannya. susu NUTRILON ROYAL ini juga telah melalui uji quality control dan juga pengemasan yang sangat steril.

Produk ini terluncur atas permintaan masyrakat banyak yang mengirimkan pesan ke suara konsumen kami.

Acara yang dihadiri oleh mentri kesehatan dan Bpk.
Taufik Hidayat selaku Direktur Utama PT NUTRICIA INDONESIA, juga dihadirkan perwakilan dari masyarakat.

Direktur utama PT NESTLE INDONESIA Bpk.
Taufik Hidayat memberikan ucapan Terima Kasih langsung pada semua pihak yang membantu proses terwujudnya produk ini, juga untuk masyarakat yang memberikan kami inspirasi.
Bpk.
Taufik Hidayat juga mengatakan bahwa PT NUTRICIA INDONESIA akan meluncurkan produk-produk yang lebih bermanfaat bagi masyarakat luas, ujarnya di sela-sela akhir pidatonya.
untuk keterangan lebih lanjut
dapat menghubungi
Ria Nurhayati
Manager Public Relations
081876
54321